welcome to Jimmy Julian's site


Brigade Merah Saga “Dimensi pergerakan Mahasiswa yang Sesungguhnya”
Juli 20, 2012, 12:26 am
Filed under: Uncategorized

Brigade Merah Saga “Dimensi pergerakan Mahasiswa yang Sesungguhnya”

Euforia Reformasi ’98 yang digadang- gadangkan sebagai puncak prestasi pergerakan Mahasiswa, kini tak lebih dari sekedar dongeng yang digunakan untuk membius angan Mahasiswa ‘baru’ agar mau bergabung kedalam gerakan Mahasiswa. Hingga seakan menyajikan  khayalan success story yang sampai saat ini masih menyisakan bau kejayan diraport kebanggan Mahasiswa.

Tak ingin tertidur hingga jauh, saya disini ingin sedikit menyadarkan akan pentingnya memaknai hakikat kejayaan yang sebenarnya. Kejayan yang sepatutnya tetap kita teruskan dalam tongkat estafet pergerakan. Kontribusi tenaga dan pemikiran kita yang seharusnya menjadi manifest visi besar dalam cita – cita menyelamatkan bangsa ini dari tangan sekomplotan penguasa yang sampai hari ini ternyata masih sekonyong- konyong memanfaatkan kekuasan dengan tidak bertanggung jawab, yang mengubur masa depan bangsa kedalam liang busuk hingga bangsa ini seakan kian sulit untuk bangun dan bangkit kembali. Saya tahu reformasi belum terjadi, reformasi kini menjadi program kerja yang gagal dibalik tegaknya system demokrasi saat ini yang masih jauh dari harapan bersama.

Dalam fenomena ini, KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) yang  turut serta mengukir tinta emasnya dalam pesta pemuda’98, terbilang salah satu yang masih konsisiten dalam pengawalan dinamisasi pemerintahan pasca reformasi’98  hingga hari ini. KAMMI memiliki alur pergerakan yang terstruktur dan tersistemik dalam renstra jangka panjang,yang dicetuskan sejak lama pada landasan 6 prinsip gerakan KAMMI yaitu:

  •  Fase Ideologisasi Gerakan : Kemenangan Islam adalah Jiwa Perjuangan KAMMI (1980an-1998)
  • Fase Resistensi Gerakan: Kebatilan adalah Musuh Abadi KAMMI (1998-2004)
  • Fase Reformulasi Gerakan : Solusi Islam adalah Tawaran Perjuangan KAMMI (2004-2009)
  • Fase Rekonstruksi Gerakan : Perbaikan adalah Tradisi  Perjuangan KAMMI (2009-2014)
  • Fase Leaderisasi Gerakan : Kepemimpinan Umat adalah Strategi Perjuangan KAMMI (2014-2019)
  • Fase Internasionalisasi Gerakan : Persaudaraan adalah Watak Mu’amalah KAMMI (2019-20..)

KAMMI yang pada saat itu berada pada fase ke2 “Kebatilan adalah Musuh Abadi KAMMI” (1998-2004),telah membuktikan bahwa jalan penggulingan rezim Soeharto adalah langkah yang harus diambil. Dengan keikut sertaan KAMMI bersama organisasi Mahasiswa  dan elemen masyarakat lainnya, atas izin Allah swt, akhirnya sebuah tiang tua yang kokoh itupun tumbang tak berdaya.

Dan KAMMI yang kini berada pada fase ke4 yaitu “fase rekonstruksi Gerakan”, jelas masih memposisikan dirinya sebagai pihak yang menawarkan perbaikan kondisi Bangsa ini. Ditengah hiruk pikuk nuansa politik dalam negri, KAMMI senantiasa mengamati perkembangan yang terjadi terus secara aktual.  Selaras bergulirnya waktu dan tuntutan kondisi permasalahan yang memaksa KAMMI untuk dapat bergerak lebih ekstra dan kompeten dalam penyelesaian permasalahan-permasalahan bangsa, yang merupakan bagian dari tugas pergerakan KAMMI.

Hingga pada akhirnya, setelah melihat kondisi yang kian seperti ini, KAMMI khususnya KAMMI  Komisariat Universitas Negeri Jakarta(UNJ) menyepakati untuk mendirikan sebuah wadah  yang merupakan salah satu tempat pengkaderan,pengembangan dan pematangan  calon kader KAMMI UNJ . Wadah tersebut yang pada akhirnya diberi nama BMS (Brigade Merah Saga) KAMMI UNJ.

Didirikannya BMS bertujuan untuk menyiapkan barisan intelektual yang memiliki kompetensi dan kredibelitas dalam segi fikriyah (pemikiran) dan jasadiyah (jasmani). BMS pun  memiliki beberapa landasan tujuan pokok yaitu:

  • Meningkatkan kualitas persiapan kader dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki sesuai Al-Qur’an dan As-Sunnah serta kompetensi kontemporer mahasiswa yang Manhaji.
  • Mempersiapkan sitem takwiniyah (perekrutan) yang integratif dan komperhensif
  • Membentuk pembelajaran yang dapat menghasilkan kemampuan kader dalam peningkatan intelektualitas
  • Memfasilitasi sarana dan prasarana dalam membentuk kondisi budaya intelektual Mahasiswa (membaca,menulis &berdiskusi)

Keempat point itulah yang secara garis besar menjadi landasan utama proses pembentukan kader intelektual BMS. Dan proses pelaksanaan keempat point itu akan dijelaskan sebagai berikut:

1.( Pembentukan ideologi) dengan dilaksanakannya madrasah perdana BMS tentang materi makna syahadtain,ma’rifatullah dan syumuliatul Islam selama 3x pertemuan.

2.(Pemahaman pola pergerakan) membahasa buku  Manhaj Haroki selama 3x pertemuan

3. (Analisis permasalahan kekinian) menganalisi 3 isu nasional yang sedang berkembang,     dengan landasan teori ilmiah dan solusi pemecah permasalahan (problem solve)

4. mengunjungi tokoh poltik,refreshing dan librarian day.

Sejumlah rangkaian tersebut akan dilaksanakan selama 3 bulan sakaligus dan akan diadakan agenda lanjutan untuk mem-follow up gerakan Kader BMS yang disesuaikan dengan kurikulum yang telah dirancang. BMS ini juga memiliki struktur pengelola yang terdiri dari KAMMI Komisariat UNJ,Dewan Pembina BMS (Ketum Komisariat & Kadept Kastrat) ,Koodinator Umum BMS, Korwat (Koordinator akhwat) dan seluruh anggota yang dikomandoi oleh koordinator Umum .

BMS memliki kode etik yang wajib dipatuhi seluruh anggota

1.memiliki komitmen kuat dalam mengemban amanah atau tugas yang diberikan oleh Dewan Pembina BMS

2.mangikuti setiap agenda yang diadakan oleh pihak KAMMI Komisariat

3.memiliki semangat juang dan kedisiplinan tinggi

4.wajib mengikuti mentoring Gerakan BMS

5.membaca minimal 1 buku tiap pekan

Point – point inilah yang diharapkan menjadi koridor ataupun arahan kader BMS agar dapat menjadi barisan intelektual strategis yang bergerak berdasarkan pemahaman,kemampuan & landasan yang sesuai dengan Al-Qur’an dan As-sunnah.

Mungkin kita selalu setia membayangkan sebuah keniscayaan dari tangan-tangan pemuda tentang pembebasan permasalahan bangsa, namun hal itu tidak akan pernah tercapai apabila sebuah gerakan pemuda tersebut berdiri diatas ideologi, visi & misi yang tidak jelas. Untuk itu KAMMI Komisariat UNJ memberikan kesempatan kepada para pejuang Bangsa yang ingin berkontribusi dalam pergerakan Mahasiswa intelektual, yang kelak akan melahirkan sosok-sosok cedikia muda dengan karakter yang dibangun atas akhlak dan kompetensi. Yang akan sejalan dengan visi besar KAMMI .

“KAMMI merupakan wadah perjuangan  permanen yang akan melahirkan kader-kader pemimpin masa depan yang tangguh dalam upaya mewujudkan masyarakat Islami di Indonesia”

Oleh karna itu, teruntuk seluruh sahabat saya yang merindukan sebuah makna kejayaan…

saya ucapakan…..

Selamat datang di dimensi Pergerakan Mahasiswa yang Sesungguhnya..!!

Jimmy Julian

-Koordinator umum BMS KAMMI UNJ 2012-2013-

HIDUP MAHASISWA..!!!

Saat langit berwarna MERAH SAGA..

Dan kerikil perkasa berlarian, meluncur laksana puluhan peluru..

Terbang bersama teriakan TAKBIR..!!

Gambar

About these ads

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: